ini adalah sebuah kisah untuk di nikmati dan di renungkan
ketika aku masih kecil aku suka tersenyum pada ayah ku .. dengan suara kecil aku sering memanggilnya : “ayah .. ayah ..” ku kira ayah akan balas menatapku , tapi ternyata tidak ..
Aku suka mengatakan “aku sayang Ayah” ayah ku berkata “ayah sedang sibuk” .. ku kira ayah mendengar dan akan membalas perkataan ku , tapi ternyata tidak.
Beranjak 1 tahun kemudian aku mengajak ayah ku bermain bola diluar ku kira ayahku akan mengikuti keluar . tapi ternyata ? tidak ..
Aku dan dia ada di meja kerja yang sama .. ayah menggambar suatu bagan untuk pekerjaannya , dan aku menggambar wajah nya . aku berharap ayah melihat gambarku dan aku berharap ayah akan memajang lukisanku di ruang kerja nya , tapi ternyata ? tidak ..
Beranjak beberapa tahun kemudian .. aku membuat tempat berkemah di halaman belakang rumah , kukira ayahku akan ikut berkemah dengan ku satu malam sajaa . tapi ternyata ? tidak ..
Aku mencari cacing untuk umpan memancing .. ku kira Ayahku akan ikut memancing bersamaku .. tapi ternyata ? tidak..
Diusia ku yang baru beranjak remaja aku ingin mengajak ayahku berbicara selayaknya antara Ayah dan anak laki2 nya . ya .. untuk bertukar pikiran. ku kira itu pun yang ayahku inginkan .. tapi ternyata ? tidak ..
Lalu aku memberinya jadwal pertandingan sepak bola yang akan kumainkan . dan sangat berharap akan kedatangannya .. saat pertandingan aku kira ayah ku datang dan tengah duduk di barisan penonton yg bersorak sorai .. tapi ternyata ? aku tak melihat dia disana ..
Diusiaku yang sudah dewasa .. aku ingin berbagi masa kecil ku dengan ayahku .. ku kira itu juga yang diinginkan ayahku .. tapi ternyata ? tidak ..
Lalu .. tugas negara memanggilku dan aku harus ke medan pertempuran melaksanakan tugasku .. dan ayah memintaku pulang dengan selamat .. tetapi …
Aku tidak bisa memenuhi permintaanya.
Ayahku menuliskan sebuah surat terakhir untukku:
“maafkan aku .. aku menyayangimu .. aku sayang padamu nak .. aku merindukan mu .. tetapi meski aku tidak melakukan apa pun yg kau inginkan .. seharusnya kau mengabulkan permintaan terakhir ayah” ..
BECAUSE LIVE IS ADVENTURE
Tidak ada komentar:
Posting Komentar